TIMES BEKASI, MANGGARAI BARAT – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal motor Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penemuan tersebut dilakukan pada hari ke-10 operasi pencarian.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan jenazah korban ditemukan setelah tim SAR melakukan penyisiran intensif di sejumlah pulau kecil di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
“Dalam operasi ini, tim SAR gabungan menurunkan peralatan sonar serta melakukan penyelaman untuk mencari para korban yang diduga masih berada di bawah laut,” ujar Fathur Rahman saat dihubungi dari Kupang, Minggu (4/1/2026).
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban tenggelam yang berhasil ditemukan kini menjadi dua orang. Sebelumnya, pada pekan lalu, tim SAR telah menemukan seorang anak berusia 12 tahun dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa hasil identifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat memastikan jenazah yang ditemukan merupakan warga negara Spanyol bernama Fernando Martin Carreras. Fernando adalah pelatih sepakbola Valencia putri di Liga Spanyol.
“Benar, korban berjenis kelamin laki-laki dewasa dan merupakan warga negara Spanyol,” jelas Henry Novika Chandra.
Diketahui, kecelakaan laut tersebut terjadi saat kapal motor Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo. Kapal jenis pinisi itu membawa 11 orang, terdiri atas enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu pemandu wisata, serta empat kru kapal.
Dari total 11 orang di atas kapal, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sementara empat korban lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Hari ke-10 Pencarian, Tim SAR Temukan Jenazah WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |