TIMES Bekasi/Wakil Ketua TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

Wakil Ketua TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani, menilai petinggi Partai Demokrat mengirim pesan yang ganjil kepada Koalisi Indonesia Kerja (KIK) lewat usulan Rachland Nashidik agar koalisi semua parpol pengusung capres-cawapres dibubarkan terlebih

TIMES Bekasi,Senin 10 Juni 2019, 20:57 WIB
75.6K
H
Hasbullah

JAKARTAWakil Ketua TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani, menilai petinggi Partai Demokrat mengirim pesan yang ganjil kepada Koalisi Indonesia Kerja (KIK) lewat usulan Rachland Nashidik agar koalisi semua parpol pengusung capres-cawapres dibubarkan terlebih dahulu.

Lewat usulan itu, menurut Arsul Sani, terbaca bahwa ada keinginan Partai Demokrat untuk bergabung ke KIK sebagai wadah parpol pengusung duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Namun menjadi ganjil karena meminta KIK juga dibubarkan.

"Dengan usulannya itu, PD mengirim pesan ganjil kepada partai-partai KIK," kata Arsul Sani, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Sekjen PPP itu menilai, Partai Demokrat sudah menunjukkan keinginan yang aneh meski belum bergabung dengan KIK. Seharusnya Demokrat berusaha menciptakan pemahaman bersama yang bisa diterima semua unsur di KIK.

"Jangan-jangan nanti kalau sudah di dalam KIK, juga aneh-aneh komunikasi publiknya dengan sesama anggota KIK," ujar dia.

Arsul Sani meminta agar Partai Demokrat menata gaya komunikasi publik para petingginya. Kalau ada keinginan masuk ke KIK untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, maka perlu bersikap naik.

"Kecuali memang Partai Demokrat sebenarnya tidak ingin, artinya maunya jadi penyeimbang saja ke depan seperti posisinya sekarang," imbuhnya.

PPP lanjut dia, juga tidak mempersoalkan apakah Partai Demokrat sedang berusaha merayu PDI Perjuangan sebagai pimpinan koalisi di KIK. Penilaian itu diserahkan kepada publik. "Yang penting adalah siapa pun yang ingin masuk ke KIK, maka perlu menyesuaikan diri dengan gaya komunikasi dan relasi kami di KIK yang memang barangkali berbeda dengan di kubu 02," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Hasbullah
|
Editor:Tim Redaksi

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bekasi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.